Peluk yang pelik

Tidak ada lagi yang istimewa Setelah peluk terakhir menjadikan sakit yang tidak biasa Ingatanku kembali membawa pada kejadian itu. Kejadian pelik tentang peluk yang mengakhiri temu Kini sudah sampai mana? Apakah perjalananmu berjalan sebagaimana mestinya? Apakah keluargamu baik-baiksaja? Apakah cita-citamu telah tercapai? Apakah kau juga merasakan hal yang sama ? Merasakan satu hal tentang satu pertemuan di tempat yang sering dikunjungi bersama? Atau tentang satu perasaan yang kinni berakhir menjadi sunyi? Atau perihal senja yang kini menjadi benalu bagiku. Yang dulu paling ingin dikunjungi, namun kini paling ingin dihindari. Juga perihal pagi yang pernah menjadi awal perjumpaan, dan kemudian menjadi akhir dari perjalanan kita. Yang menjadikan dingin paling menakutkan, menjadi suhu paling membekukan, dan menjadikan satu-satunya perih yang tidak bisa disembuhkan. Dan perihal peluk yang pelik Dan menjadikan perasaan tidak lagi mengenal tawa, Yang menjadikan warna hanya mengenal warna hitam dan putih, Yang menjadikan pertemuan menjadi asing Hingga kita tidak bisa lagi saling mengenal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kopi paling sepi

petang paling sepi

Kau yang istimewa