petang paling sepi


Pada Petang - petang yang kini terlewat begitu saja, 
Yang dulu terasa istimewa dan  kini menjadi hal paling di inginkan.
Pada petang – Petang yang dulu riuh dengan canda dan tawa,
Yang kini menjadikannya sepi dan begitu sunyi.

Lalu aku bertanya, tentang ini itu, dimana dan sudah sampai mana.
Perihal cita-cita yang luar biasa. Yang pernah kita tulis bersama,
 Yang ternyata kau tidak menyertakan aku didalamnya.
Padahal di punggung ini, kau begitu antusias bercerita banyak hal.
Mengeja satu persatu berikut waktu untuk mewujudkannya.

Tulisan cita-cita  itu rapih dikepala, tersusun atas cinta dan percaya.
Kini, cita-cita itu menjadi prasasti paling megah. Peninggalan paling istimewa,
Yang ditinggal begitu saja. Terawat dengan sepi, dan janji yang di ikat penuh ilusi.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Kopi paling sepi

Peluk yang pelik